Pernikahan adat Jawa memang unik. Rangkaian acaranya kerap membuat orang jadi penasaran, sebenarnya apa filosofi dan maknanya? Begitu juga pada tradisi ngunduh mantu yang kerap jadi sorotan. Bagi orang awam, tradisi ini hanya sekadar resepsi kedua sesudah pernikahan. Padahal, maknanya lebih dalam lagi.

Ngunduh mantu adalah bagian yang sangat penting pada budaya Jawa. Tradisi ini memiliki kaitan erat dengan penerimaan anggota keluarga baru serta penghormatan pada keluarga pasangan. Tak hanya itu saja, ngunduh mantu juga jadi simbol kebahagiaan untuk orang tua atas pernikahan anaknya.

Ngunduh mantu sendiri merupakan acara yang diselenggarakan keluarga pengantin laki-laki setelah berlangsungnya pernikahan. Dalam adat Jawa, pernikahan dan resepsi utama diadakan di rumah keluarga pengantin perempuan. Sehingga, pada upacara ngunduh mantu ini justru diselenggarakan di rumah pengantin laki-laki.

Makna Tradisi Ngunduh Mantu

Salah satu rangkaian dari proses Ngunduh Mantu, Sumber: tokopedia.com
Makna tradisi Ngunduh Mantu, Sumber: tokopedia.com

Dalam bahasa Jawa, ngunduh memiliki arti memanen, sedangkan mantu bermakna menantu. Apabila digabungkan, secara harfiah, ngunduh mantu berarti memanen menantu.

Makna tradisi ini sangat filosofis yakni membesarkan anak sama dengan menanam atau merawat tanaman. Disebut demikian karena orang tua bertugas dalam mendidik, menanamkan nilai, serta merawat anak sampai dewasa. Apabila anak tersebut menikah dan membawa pasangan ke keluarga, maka ini dianalogikan dengan panen. Lebih dari itu, makna tradisi ini juga meliputi:

1. Penerimaan Menantu oleh Keluarga Laki-Laki

Tradisi ini jadi simbol bahwa keluarga pihak laki-laki menerima pengantin perempuan secara resmi ke dalam anggota keluarganya. Sehingga, di dalam acara, pengantin perempuan akan diperkenalkan ke keluarga besar.

2. Bentuk Penghormatan pada Keluarga Pengantin Perempuan

Pernikahan kerap diselenggarakan pihak perempuan. Sehingga ngunduh mantu jadi bentuk balasan penghormatan dan rasa terima kasih dari pihak laki-laki.

3. Perkenalan Pasangan pada Lingkungan Sosial

Ngunduh mantu juga memiliki fungsi sosial. Terlebih bagi keluarga pengantin laki-laki untuk mengenalkan pasangan pada rekan kerja, tetangga, kerabat, serta komunitas sosialnya. Sehingga, acara ini bisa memperkuat jaringan sosial dan hubungan kekeluargaan.

Prosesi Ngunduh Mantu

Prosesi ngunduh mantu, Sumber: olx.co.id
Prosesi ngunduh mantu, Sumber: olx.co.id

Dalam adat Jawa, prosesi ngunduh mantu melalui beberapa tahapan berikut:

Keunikan Tradisi Ngunduh Mantu

Tradisi Ngunduh Mantu yang dilaksanakan masyarakat Jawa, Sumber: bdsgp.my.id
Keunikan tradisi ngunduh mantu, Sumber: bdsgp.my.id

Terdapat beberapa keunikan yang membuat ngunduh mantu berbeda dengan tradisi pernikahan dari daerah lain, di antaranya:

1. Terdapat Dua Resepsi dalam Satu Pernikahan

Biasanya, resepsi pernikahan hanya dilakukan sekali saja, tetapi ada dua acara besar pada adat Jawa. Mulai dari resepsi di keluarga pengantin perempuan dan ngunduh mantu di keluarga pengantin laki-laki. Hal ini jugalah yang menjadikan perbedaan ngunduh mantu dan resepsi.

2. Filosofi Ngunduh Mantu

Ini adalah konsep yang unik pada budaya Jawa. Filosofi ini memberikan gambaran perjalanan panjang orang tua untuk membesarkan anak sampai akhirnya mereka menikah dan bisa menerima anggota keluarga yang baru.

3. Fleksibel Karena Bisa Mengikuti Zaman

Meskipun berasal dari tradisi lama, tetapi ngunduh mantu ini tetap bisa mengikuti perkembangan zaman. Bentuknya bisa beragam, seperti acara sederhana di rumah, resepsi formal di gedung, serta pesta modern dengan konsep internasional yang disertai aneka hiburan pernikahan.

4. Dapat Menguatkan Hubungan Antara Dua Keluarga

Ngunduh mantu tidak hanya sebagai acara seremonial, tetapi juga berfungsi untuk menghubungkan dua keluarga besar. Budaya Jawa merupakan budaya yang menjunjung tinggi hubungan kekeluargaan di antara pasangan suami istri.

Meskipun zaman sudah berubah, tetapi prosesi adat yang satu ini masih tetap dipertahankan karena menjadi salah satu bagian dari identitas budaya. Acara ini juga bisa menjadi momen kebersamaan untuk keluarga besar. Banyak di antara kerabat yang mulanya jarang bertemu, tetapi pada acara ini bisa berkumpul bersama.

Acara ini juga mengandung nilai filosofis yang tinggi. Untuk itu, acara ini tetap harus dilestarikan meskipun di era modern ini mungkin kurang relate dengan kebiasaan anak muda.

Supaya acara ngunduh mantu bisa dilaksanakan dengan baik, maka penting bagi Anda untuk mempersiapkan segala sesuatunya secara matang. Salah satu yang harus Anda perhatikan adalah pemasangan tenda yang sesuai konsep acara.

Pemilihan tenda yang tepat akan membuat suasana yang tercipta juga jadi lebih berkesan. Nah, jika Anda membutuhkan jasa penyewaan tenda di area Yogyakarta dan sekitarnya, pastikan untuk menghubungi Tendalux Sidomulyo. Di sini, tersedia aneka macam tenda beserta dekorasinya. Bahkan, Anda juga bisa menyewa peralatan pesta dan memilih paket wedding Jogja secara lengkap.

Yuk, segera booking tenda di tanggal pernikahan Anda di Tendalux Sidomulyo dengan klik ikon WhatsApp pada pojok kanan bawah laman ini!

Leave a Reply