Di tengah trend masyarakat yang lebih menyukai acara praktis tetapi totalitas, ternyata bisnis tenda pesta menjadi peluang yang cukup menjanjikan. Meskipun kelihatannya seperti bisnis klasik, tetapi sampai saat ini masih sangat relevan.

Bahkan, untuk gen Z sekalipun yang identik dengan dunia digital, bisnis ini sangat menarik karena memiliki demand yang tinggi sehingga perputaran bisnisnya relatif lebih cepat. Tetapi, banyak yang menganggap bahwa bisnis sewa tenda ini hanya perkara membeli tenda, memasang, lalu uang akan berdatangan.

Namun, ternyata, bisnis tenda pun sangat kompleks. Jika tidak mempelajari bagaimana mekanismenya, maka yang ada Anda hanya capek dan rugi tanpa mendapatkan keuntungan yang besar. Untuk itu, supaya Anda tidak salah langkah, maka simak tips di bawah ini!

Tips Bisnis Tenda Pesta untuk Pemula, Pelajari agar Tidak Boncos

Tips bisnis tenda untuk pemula, Sumber: squarespace-cdn.com
Tips bisnis sewa tenda untuk pemula, Sumber: squarespace-cdn.com

Berikut telah kami rangkumkan sejumlah tips yang perlu diperhatikan sebelum Anda terjun ke bisnis sewa tenda pesta. Ini dia penjelasan selengkapnya!

1. Pelajari Pasar, Jangan Langsung Membeli Barang

Kesalahan yang cukup sering dilakukan oleh pebisnis tenda pemula adalah langsung membeli alat sebelum mempelajari pasar. Padahal, target pasar berbeda, kebutuhannya berbeda juga.

Ada beberapa pertanyaan dasar yang akan membantu Anda mengkategorikan target pasar Anda:

Dari pertanyaan di atas, Anda dapat menyimpulkan, apakah di daerah Anda banyak keluarga sederhana yang menginginkan tenda standar. Atau justru kawasan komersial yang lebih prefer tampilan tenda premium. Setelah tahu pasarnya, baru Anda cari barang yang sesuai dengan mayoritas calon konsumen.

2. Memulai dengan Skala Realistis

Banyak yang memiliki mindset “sekalian gede”. Mungkin secara visi hal ini baik, tetapi, pada bisnis awal, ini sangat berbahaya. Jadi, di awal bisnis, Anda tidak memerlukan ribuan kursi, puluhan tenda, dan alat yang sangat lengkap.

Justru, Anda bisa memulainya dari paket paling basic yang kerap disewa. Anda dapat memilah mana barang yang lebih cepat balik modal, sering disewa, dan sering diminta oleh konsumen. Jadi, pastikan bisnis Anda adalah soal rotasi barang, bukan tentang gengsi asset.

3. Perhitungkan Modal Bisnis Tenda Pesta dan Umur Pakai Barang

Menghitung modal bisnis sewa tenda, Sumber: gobiz.co.id
Modal bisnis sewa tenda, Sumber: gobiz.co.id

Hal yang kerap disepelekan padahal perannya sangat krusial adalah perhitungan terhadap beberapa poin. Mulai dari risiko rusak, biaya perawatan, transportasi seperti penggunaan mobil pick up box, ongkos tenaga pasang, hingga penyusutan barang.

Sama dengan bisnis sewa gedung pernikahan, semua barang memiliki umur pakai. Jika Anda tidak memasukkannya pada harga sewa, maka lama kelamaan, asset akan habis. Jadi, bisnis bukan hanya tentang cepat laku dan banyak penyewa, tetapi juga barang tetap layak digunakan dalam jangka waktu yang cukup panjang.

4. Tim Kerja Harus Solid, Buat Sistem Kerja yang Rapi

Banyak juga bisnis sewa tenda yang gagal karena chaos yang terjadi di lapangan. Sebab, bisnis sewa tenda merupakan jenis bisnis fisik yang harus melakukan kerja malam, bongkar pasang, hingga melawan cuaca yang kadang tidak bersahabat.

Jika tidak membuat sistem yang rapi, maka cepat atau lambat, bisnis akan bermasalah. Untuk itu, Anda perlu membuat jadwal pemasangan yang jelas, barang yang tercatat rapi, standar kerja yang harus dipatuhi, serta adanya jobdesk masing-masing tim yang jelas.

Pelanggan tidak akan peduli apakah Anda mengalami kecapekan atau kurang tidur, yang mereka tahu adalah sudah membayar mahal, tenda harus berdiri dengan rapi.

5. Membangun Citra Profesional

Bisnis tenda pesta yang masih kecil sekalipun harus tetap terlihat profesional. Maka dari itu, pastikan beberapa hal seperti nama usaha yang jelas. Selain itu, perlu adanya kontak yang mudah dihubungi, janji yang ditepati, serta respons yang cepat.

Anda tidak harus langsung memiliki kantor atau website yang mahal. Yang terpenting adalah konsumen merasa sedang berurusan dengan orang yang dapat dipercaya. Nah, dalam bisnis ini, kepercayaan merupakan aset yang utama.

6. Memanfaatkan Media Sosial

Menyelenggarakan kontes di media sosial, Sumber: helpguide.org
Memanfaatkan media sosial, Sumber: helpguide.org

Pemasaran dalam bisnis juga merupakan sesuatu yang sangat krusial. Untuk itu, Anda bisa memanfaatkan berbagai platform untuk membuat orang-orang tahu bisnis yang sedang dijalankan. Maka dari itu, gunakan WhatsApp, Instagram, hingga TikTok sebagai etalase gratis untuk bisnis Anda.

Silahkan membuat konten yang relevan untuk menarik engagement, seperti proses tim kerja, before after pemasangan tenda, tips memilih tenda, dan sebagainya. Anda bisa memberikan gambaran seperti apa hasil kerja yang dilakukan sehingga orang akan tertarik untuk menyewa.

7. Menyiapkan Mental

Bisnis tenda pesta sangat melelahkan dan tidak mengenal hari libur. Saat orang lain bisa bersantai, Anda justru harus menghadapi ritme tidur yang tidak teratur. Apalagi, Anda hidup di negara yang kadang cuacanya tidak bersahabat.

Jika Anda tidak memiliki mental pejuang, maka kemungkinan bisnis akan gagal. Namun, Anda bisa membuat bisnis ini berjalan dengan baik apabila menerapkan mindset bangun relasi, bangun asset, dan bangun reputasi. Maka, perlahan-lahan bisnis ini akan jadi sumber penghasilan yang stabil.

Demikian penjelasan mengenai tips memulai bisnis sewa tenda. Nah, kunci penting dalam membuat bisnis ini berjalan dengan baik adalah konsisten menjalaninya. Salah satu contoh bisnis tenda pesta yang konsisten dan sukses memberikan pelayanan terbaiknya adalah Tendalux Sidomulyo.

Tendalux Sidomulyo sudah berjalan bertahun-tahun dan memberikan layanan yang tidak pernah membuat pelanggan menyesal. Di sini, Anda tidak hanya bisa menyewa tenda yang dapat disesuaikan dengan konsep acara, melainkan juga berbagai perlengkapan pesta lainnya. Bahkan tersedia paket wedding Jogja dengan harga yang masuk akal.

Nah, jika Anda ingin menyewa tenda lengkap dengan berbagai propertinya, segera hubungi kami sekarang juga!

Leave a Reply